Senin, 08 Juni 2015

Bidadari Senja

Meski pagi menawarkan embun nan riuh yang slalu setia temani kopimu hingga adukan kesekian.
Meski siang bersekutu dengan matahari sekedar mengerling, menyelinap pada celahmu di antara padi-padi yang menguning.
Meski malam sengaja memunggungimu lewat jutaan bintang dengan cahaya kerlip pengusir gulita.
Biarlah aku tetap menjadi aku; gadis pemburu senja yang slalu jingga menghangatkan coklat pada kedua bola matamu dalam doa..
Tetaplah!

0 komentar:

Posting Komentar