Kali ini aku bisa menerima desa
Di bawah awan biru
Ia riang bercengkrama dengan musim
Sengaja ia tak memberitahuku tentang ikan asin di atas meja
Sayur asam yang begitu asin buatan ibu
Ah...... mana mungkin kau mau!
Katanya
Di kota, burung-burung tak lagi putih
Akupun merasakannya begitu
Mungkin ia pikir aku ini sangkar
Yang ikut serta menjaga bahasa abu-abu
Entahah aku juga bingung
Aku tak bisa menerjemahkan
diriku sendiri
Padamu
Jadi begini
Tafsirkan aku sebagai perempuan tua pembawa bakul
Atau laki-laki hitam bercangkul
Atau sebagai perawan pematang di antara barisan kacang
panjang
Atau....
Atau tolong ciptakan
makna bagiku
Apa saja
